DISQUS

Andrias Ekoyuono - Inspirasi dan Studi Kasus Marketing Indonesia: Iklan Prabowo dan Iklan Sutrisno Bachir

  • suryo · 1 year ago
    untuk SB dan untuk partai sekaliber partainya SB,bisa melakukan kesalahan strategi yang cukup mendasar seperti ini, membuat saya cukup bertanya-tanya :)
  • rpo · 1 year ago
    Saya rasa dunia politik Indonesia bisa dijadikan case study yang menarik. Dalam konsep pemasaran yang umum, merk dengan ekuitas yang lebih tinggi cenderung memiliki potensi untuk gain share yang lebih tinggi. Masalahnya, ekuitas harus dibangun dalam jangka waktu yang panjang. Dalam kasus para capres saat ini, para kandidat harus memangkas semua proses dari membangun awareness sampai menciptakan loyalty dalam waktu yang singkat - mungkin karena di masa lalu (apalagi saat jaman orba) image yang dimiliki akan tidak relevan dengan image yang dibutuhkan saat ini. Akhirnya seringkali, money talks. Cara halalnya ya banyak2an pasang iklan, dengan TARPS yang sangat tinggi dengan harapan meningkakan awareness dan tercipta decision making process yang impulsif. Cara haram, ya money politics lah ... sebenarnya, calon incumbent tetap diuntungkan selama "brand" nya tidak mengalami goncangan yang serius
  • ary · 1 year ago
    saya ingin mengundang anda, diacara seminar leadership
    Undangan dapat di dowload di Http://arylangga.blogspot.com
  • sari · 1 year ago
    menurut saya wajar aja kalo SB tertinggal, soalnya kalo dilihat dari nama partai yang mengusungnya (PAN), SB harus susah payah mengalahkan sosok Amien Rais. sdangkan kalo dilihat dari sudut iklan, selain isi iklan yang lebih mengena dengan kondisi masyarakat, frekwensi pemunculan iklan Prabowo sendiri lebih gencar. yang paling menarik adalah kalo nanti Probowo bisa membntuk image positif dimata masyarakat, brarti marketing politic di Indonesia memang harus diwaspadai, jangan sampai ada capres yang spt serigala berbulu domba
  • love-ely · 1 year ago
    Di daerah saya juga banyak calon (baik calon eksekutif maupun legislatif) yang mengiklankan dirinya. Tapi kesannya seperti "murah". Bahkan ada yang kirim SMS masal. Saya (secara pribadi) suka model iklan politik dengan cara debat di TV bersama responden. Sehingga sedikit banyak bisa melihat potensinya. Mungkin cara ini lebih mengena bagi golongan masyarakat akademis dan yang pola pikirnya sudah lain. Saya kira masyarakat Indonesia saat ini sudah lebih kritis.
  • biyan · 1 year ago
    Jadi sebenernya pemilihan presiden 2009 nanti adalah perang memenangkan persepsi pemilih alias perang iklan ya pak? Yang jago justru pemikir2 dari biro iklan bukan para politikus....
  • Kunderemp · 1 year ago
    Bisa upload iklan-iklannya di Youtube, gak, Mas? Pengen lihat neh.
  • mbelgedez · 1 year ago
    Menurut sayah, iklannya jelek-jelek...
    Sumprit !!!
  • bayu.an · 1 year ago
    yups, setuju mas andrias...
    dalam hal ini konten iklan memang sangat berpengaruh....model komunikasi politik yang dibangun oleh SB itu terlalu umum.....sedangkan Prabowo langsung menjawab isu-isu dan solusi dengan pendekatan to the point langsung ke pokok masalah seperti ; masalah pertanian, pendidikan, kelaparan, dll
    Sebenarnya model komunikasi politik seperti prabowo lah yang harus ditonjolkan oleh politisi di negeri ini, kalau kita lihat pas pemilu Amrik kemarin; Obama dan Mcain beriklan ttg kebijakan pajak, pengangguran, isu-isu luar negeri, etc plus solusi2 untuk mengatasi masalah2 tsb. Di Indonesia kebanyak iklan terlalu umum misalnya ttg semangat persatuan kesatuan (kayak iklan Rizal Malarangeng) yang sudah pasti membosankan bagi masyarakat kita. D...an hasilnya SB dan RM emang gagal tuh iklannya gak ada yg milih
    Intinya : Iklan dengan model komunikasi politik yang langsung ke pokok permasalahan saya kira akan menghasilkan awareness yang lebih hebat dibanding yang ngomong umum atau gitu2 saja.